You are currently viewing Kerja Sama Indonesia –Tiongkok Semakin Kuat, Investasi Baru Saat Ini Dapat Mencapai Rp 36,4 Triliun

Kerja Sama Indonesia –Tiongkok Semakin Kuat, Investasi Baru Saat Ini Dapat Mencapai Rp 36,4 Triliun

Kerja Sama Indonesia–Tiongkok Semakin Kuat, Investasi Baru Saat Ini Dapat Mencapai Rp 36,4 Triliun

Jakarta — Hubungan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok terus menunjukkan tren positif.

Sepanjang periode terbaru, nilai investasi baru dari Tiongkok ke Indonesia tercatat mencapai Rp 36,4 triliun,

menegaskan posisi Tiongkok sebagai salah satu mitra investasi terbesar bagi Indonesia.

Pemerintah menyatakan bahwa lonjakan investasi ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor Tiongkok

terhadap iklim usaha dan stabilitas ekonomi . Sejumlah proyek strategis nasional turut menjadi

sasaran utama penanaman modal, khususnya di sektor industri, energi, infrastruktur, dan manufaktur.

Fokus Investasi di Sektor Strategis

Kementerian Investasi menyebutkan bahwa sebagian besar investasi baru tersebut mengalir ke sektor pengolahan mineral,

kendaraan listrik, energi baru terbarukan, serta kawasan industri. Proyek-proyek ini dinilai berperan penting dalam

mempercepat hilirisasi industri nasional dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Investasi dari Tiongkok sangat strategis karena tidak hanya membawa modal, tetapi juga transfer teknologi

dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujar pejabat Kementerian Investasi.

Selain itu, beberapa proyek besar yang didukung investor Tiongkok juga dikaitkan dengan pengembangan

ekosistem kendaraan listrik dan pengolahan nikel, sejalan dengan target menjadi pemain utama

industri baterai dan EV di kawasan Asia.

Dampak terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pemerintah menilai bahwa masuknya investasi senilai Rp 36,4 triliun ini akan memberikan dampak signifikan

terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah-daerah lokasi proyek. Selain meningkatkan pendapatan daerah,

investasi ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Kerja sama Indonesia–Tiongkok tidak hanya terbatas pada investasi, tetapi juga mencakup perdagangan, pendidikan,

serta pengembangan teknologi. Pemerintah Tuna55 menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan bilateral

dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan kepentingan nasional.

Optimisme Hubungan Bilateral

Dengan tren investasi yang terus meningkat, Indonesia optimistis hubungan ekonomi dengan Tiongkok akan semakin solid ke depan.

Pemerintah juga memastikan akan terus memperbaiki iklim investasi, menyederhanakan perizinan, dan memberikan

kepastian hukum guna menarik lebih banyak investor asing.

Masuknya investasi baru ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi pembangunan nasional sekaligus

memperkokoh posisi Indonesia sebagai tujuan investasi unggulan di kawasan Asia Tenggara.

Leave a Reply